Sabtu, 04 Agustus 2012
Adolph_S_Y_Pay: DOWNLOAD BUKU CETAK ELEKTRONIK KELAS 9
Adolph_S_Y_Pay: DOWNLOAD BUKU CETAK ELEKTRONIK KELAS 9: Buku cetak Bah.Ind kls 9 Bahasi Inggris EnglisH IPA IPS Matematika
Jumat, 03 Agustus 2012
Sifat kerja otot dibedakan menjadi dua, yaitu :
- AntagonisOtot
antagonis adalah dua otot atau lebih yang tujuan kerjanya berlawanan. Jika otot pertamaberkontraksi dan yang kedua berelaksasi, akan menyebabkan tulang tertarik atau terangkat. Sebaliknya,jika otot pertama berelaksasi dan yang kedua berkontraksi akan menyebabkan tulang kembali ke posisisemula. Contoh otot antagonis adalah otot bisep dan trisep.
Otot bisep adalah otot yang memiliki duaujung (dua tendon) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan atas bagian depan.
Otot trisep adalah otot yang memiliki tiga jung (tiga tendon) yang melekat pada tulang, terletak di lengan atasbagian belakang. Untuk mengangkat lengan bawah, otot bisep berkontraksi dan otot trisep berelaksasi.Untuk menurunkan lengan bawah, otot trisep berkontraksi dan otot bisep berelaksasi.
Antagonis juga adalah kerja otot yang kontraksinya menimbulkan efek gerak berlawanan, contohnya adalah:
1. Ekstensor( meluruskan) dan fleksor (membengkokkan), misalnya otot trisep dan otot bisep.
2. Abduktor (menjauhi badan) dan adductor (mendekati badan) misalnya gerak tangan sejajar bahu dansikap sempurna.
3. Depresor (ke bawah) dan adduktor ( ke atas), misalnya gerak kepala merunduk dan menengadah.
4. Supinator (menengadah) dan pronator (menelungkup), misalnya gerak telapak tangan menengadahdan gerak telapak tangan menelungkup.
- Sinergis
Sinergis juga adalah otot-otot yang kontraksinya menimbulkan gerak searah. Contohnya pronatorteres dan pronator kuadratus (Otot yang menyebabkan telapak tngan menengadah atau menelungkup).
Otot sinergis adalah dua otot atau lebih yang bekerja bersama sama dengan tujuan yang sama. Jadi,otot otot itu berkontraksi bersama dan berelaksasi bersama. Misalnya, otot otot antar tulang rusukyang bekerja bersama ketika kita menarik napas, atau otot pronator, yaitu otot yang menyebabkantelapak tangan menengadah atau menelungkup.Gerakan pada bagian tubuh, umumnya melibatkan kerja otot, tulang, dan sendi. Apabila ototberkontraksi, maka otot akan menarik tulang yang dilekatinya sehingga tulang tersebut bergerak padasendi yang dimilikinya.
Otot yang sedang bekerja akan berkontraksi sehingga otot akan memendek, mengeras, dan bagiantengahnya menggembung. Karena memendek, tulang yang dilekati otot tersebut tertarik atau terangkat.Kontraksi satu macam otot hanya mampu untuk menggerakan tulang ke satu arah tertentu. Agar tulangdapat kembali ke posisi semula, otot tersebut harus mengadakan relaksasi. Namun relaksasi otot ini sajatidak cukup. Tulang harus ditarik ke posisi semula. Oleh karena itu, harus ada otot lain yang berkontraksi yang merupakan kebalikan dari kerja otot pertama. Jadi, untuk menggerakan tulang dari satuposisi ke posisi yang lain, kemudian kembali ke posisi semula, diperlukan paling sedikit dua macam ototdengan kerja berbeda. Berdasarkan tujuan kerjanya tadi, otot dibedakan menjadi otot antagonis danotot sinergis. Kesimpulan yang dapat kami ambil adalah bahwa otot sinergis dan otot antagonis merupakan aplikasidari gerakan alamiah yang dapat dititmbulkan oleh mekanisme gerak tubuh kita, sehingga kehadirannya sangat dibutuhkan untuk menunjang gerakan yang ditimbulkan oleh tubuh kita terutama pada saat kitasedang beraktivitas
RUMUS-RUMUS MATEMATIKA KELAS IX SEMESTER GANJil on by Adolph S.Y Pay
I.TABUNG
Luas Selimut Tabung
2πrt
Luas Permukaan Tabung
2πr (r + t)
Volume Tabung
πr2t
II. KERUCUT
Luas Selimut Kerucut
πrs
Luas Permukaan Kerucut
πr (s + r)
Volume Kerucut
1⁄3 πr2t
III. BOLA
Luas Permukaan Bola
4 πr2
Volume Bola
4⁄3 πr3
IV. STATISTIKA
Mean
Jumlah Datum
Banyak Datum
Modus
nilai yang paling sering muncul di dalam suatu data
Median
median adalah nilai tengah suatu data yang telah diurutkan
(jika jumlah datum GANJIL = datum tengah)
(jika jumlah datum GENAP = datum tengah + datum lebih satu dari tengah ⁄ 2)
Jangkauan
selisih datum terbesar dengan datum terkecil
(datum terbesar – datum terkecil)
Luas Selimut Tabung
2πrt
Luas Permukaan Tabung
2πr (r + t)
Volume Tabung
πr2t
II. KERUCUT
Luas Selimut Kerucut
πrs
Luas Permukaan Kerucut
πr (s + r)
Volume Kerucut
1⁄3 πr2t
III. BOLA
Luas Permukaan Bola
4 πr2
Volume Bola
4⁄3 πr3
IV. STATISTIKA
Mean
Jumlah Datum
Banyak Datum
Modus
nilai yang paling sering muncul di dalam suatu data
Median
median adalah nilai tengah suatu data yang telah diurutkan
(jika jumlah datum GANJIL = datum tengah)
(jika jumlah datum GENAP = datum tengah + datum lebih satu dari tengah ⁄ 2)
Jangkauan
selisih datum terbesar dengan datum terkecil
(datum terbesar – datum terkecil)
V. PELUANG
Ruang Sampel (S)
kumpulan atau himpunan semua hasil yang mungkin muncul pada suatu percobaan
Titik Sampel
anggota-anggota dari Ruang Sampel
Jumlah Anggota Ruang Sampel (n(S))
banyaknya anggota (titik sampel) suatu ruang sampel
Kejadian (K)
sebarang himpunan bagian dari ruang sampel
Frekuensi Relatif
perbandingan banyaknya kejadian yang diamati
dengan banyaknya percobaan
Banyak Kejadian
Banyak Percobaan
Peluang Suatu Kejadian (P(K))
Banyak Kejadian
Jumlah Anggota n(S)
Nilai Peluang
peluang yang diperoleh berkisar antara 0 sampai dengan 1
0 ≤ P(K) ≤ 1
Frekuensi Harapan Fh
harapan banyaknya muncul suatu kejadian dari sejumlah percobaan yang dilakukan (n)
Peluang Kejadian P(K) x Jumlah Percobaan n
Ruang Sampel (S)
kumpulan atau himpunan semua hasil yang mungkin muncul pada suatu percobaan
Titik Sampel
anggota-anggota dari Ruang Sampel
Jumlah Anggota Ruang Sampel (n(S))
banyaknya anggota (titik sampel) suatu ruang sampel
Kejadian (K)
sebarang himpunan bagian dari ruang sampel
Frekuensi Relatif
perbandingan banyaknya kejadian yang diamati
dengan banyaknya percobaan
Banyak Kejadian
Banyak Percobaan
Peluang Suatu Kejadian (P(K))
Banyak Kejadian
Jumlah Anggota n(S)
Nilai Peluang
peluang yang diperoleh berkisar antara 0 sampai dengan 1
0 ≤ P(K) ≤ 1
Frekuensi Harapan Fh
harapan banyaknya muncul suatu kejadian dari sejumlah percobaan yang dilakukan (n)
Peluang Kejadian P(K) x Jumlah Percobaan n
SEJARAH IPS KLS 9
bab II. Perang Dunia II dan Pengaruhnya Bagi Indonesia
Perang dunia kedua terjadi pada tahun 1939 sampai tahun 1945. Pihak-pihak yang berperang dalam perang dunia kedua ini adalah kelompok negara-negara poros (Jerman, Italia dan Jepang) dengan kelompok negara-negara sekutu (antara lain Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Belanda, Denmark dan Norwegia). Secara garis besar perang ini terbagi dalam perang di kawasan Eropa dan kawasan Asia Pasifik. Di Eropa Perang ini diawali oleh serangan Jerman ke Polandia pada tanggal 1 September 1939. Serangan ini telah memicu berbagai peperangan lain di kawasan Eropa. Di sisi lain, Jepang, yang berada di kawasan Asia pasifik, secara tiba-tiba mengebom pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour (Hawaii) pada 7 Desember 1941. Jepang dalam waktu yang relatif singkat berhasil menduduki basis militer Amerika Serikat dan
sekutunya di Asia-Pasifik. Beberap kepulauan di Lautan Pasifik dan daerah jajahan Inggris, Perancis, dan Belanda di Asia Timur dan Asia Tenggara diduduki. Jepang memang telah lama bercita-cita membentuk imperiuam Asia Timur Raya. Perang Dunia kedua ini telah membawa pengaruh yang besar bagi Indonesia.
A. Perang Dunia II di Daratan Eropa
Seperti telah disebut pada 1 September 1939 Jerman menyerang Polandia. Serangan ini menandai munculnya Perang Dunia II. Pendudukan Jerman atas Polandia menjadi ancaman bagi Uni Sovyet. Oleh karena itu, Uni Sovyet menyerang Polandia dari arah Timur. Tujuan serangan Uni Sovyet adalah untuk
membendung ancaman atau gerakan tentara Jerman ke daerah di sebelah Timur Polandia. Akhirnya, Polandia diduduki oleh Jerman dan Uni Sovyet. Sedangkan Inggris dan Perancis tidak mampu menolong Polandia, meskipun kedua negara itu telah menyatakan perang kepada Jerman pada 3 September 1939. Pada tanggal 10 Mei 1940, Jerman menyerbu Belanda, Belgia, dan Luxemburg. Serangan ini dilanjutkan ke Perancis pada awal bulan Juni 1940, melalui kota Sedan Perancis yang diserang dari Utara dan Selatan tidak dapat mempertahankan diri dari serangan Jerman. Oleh karena itu, Jenderal de Gaulle melarikan diri ke Inggris untuk membentuk pemerintahan pengasingan di London, Inggris. Jerman melanjutkan pertempuran di front Barat dengan menyerbu Inggris. Usaha Jerman untuk menguasai Inggris mengalami kegagalan karena beberapa sebab, di antaranya:
Perang dunia kedua terjadi pada tahun 1939 sampai tahun 1945. Pihak-pihak yang berperang dalam perang dunia kedua ini adalah kelompok negara-negara poros (Jerman, Italia dan Jepang) dengan kelompok negara-negara sekutu (antara lain Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Belanda, Denmark dan Norwegia). Secara garis besar perang ini terbagi dalam perang di kawasan Eropa dan kawasan Asia Pasifik. Di Eropa Perang ini diawali oleh serangan Jerman ke Polandia pada tanggal 1 September 1939. Serangan ini telah memicu berbagai peperangan lain di kawasan Eropa. Di sisi lain, Jepang, yang berada di kawasan Asia pasifik, secara tiba-tiba mengebom pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour (Hawaii) pada 7 Desember 1941. Jepang dalam waktu yang relatif singkat berhasil menduduki basis militer Amerika Serikat dan
sekutunya di Asia-Pasifik. Beberap kepulauan di Lautan Pasifik dan daerah jajahan Inggris, Perancis, dan Belanda di Asia Timur dan Asia Tenggara diduduki. Jepang memang telah lama bercita-cita membentuk imperiuam Asia Timur Raya. Perang Dunia kedua ini telah membawa pengaruh yang besar bagi Indonesia.
A. Perang Dunia II di Daratan Eropa
Seperti telah disebut pada 1 September 1939 Jerman menyerang Polandia. Serangan ini menandai munculnya Perang Dunia II. Pendudukan Jerman atas Polandia menjadi ancaman bagi Uni Sovyet. Oleh karena itu, Uni Sovyet menyerang Polandia dari arah Timur. Tujuan serangan Uni Sovyet adalah untuk
membendung ancaman atau gerakan tentara Jerman ke daerah di sebelah Timur Polandia. Akhirnya, Polandia diduduki oleh Jerman dan Uni Sovyet. Sedangkan Inggris dan Perancis tidak mampu menolong Polandia, meskipun kedua negara itu telah menyatakan perang kepada Jerman pada 3 September 1939. Pada tanggal 10 Mei 1940, Jerman menyerbu Belanda, Belgia, dan Luxemburg. Serangan ini dilanjutkan ke Perancis pada awal bulan Juni 1940, melalui kota Sedan Perancis yang diserang dari Utara dan Selatan tidak dapat mempertahankan diri dari serangan Jerman. Oleh karena itu, Jenderal de Gaulle melarikan diri ke Inggris untuk membentuk pemerintahan pengasingan di London, Inggris. Jerman melanjutkan pertempuran di front Barat dengan menyerbu Inggris. Usaha Jerman untuk menguasai Inggris mengalami kegagalan karena beberapa sebab, di antaranya:
- wilayah Inggris terpisah dari daratan Eropa sehingga Jerman tidak dapat menyerang Inggris secara langsung,
- Inggris memiliki angkatan perang yang lebih baik dibandingkan negara-negara Eropa daratan, dan
- Inggris mendapat bantuan peralatan perang dari Amerika Serikat.
Sovyet dengan Perancis dan Inggris menjadi lebih dekat, sehingga kekuatan lawan menjadi lebih kuat.
B. Perang Pasifik dan Pengaruhnya Bagi Indonesia
1. Perang Pasifik
Perang Eropa kemudian berubah menjadi Perang Dunia II, setelah Jepang membombardir Pearl Harbour pada 7 Desember 1941. Hancurnya Pearl Harbour, memudahkan Jepang untuk mewujudkan cita-citanya, yaitu membentuk Persekmakmuran Asia Timur Raya.
Daerah-daerah di Asia Timur dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia berhasil diduduki oleh Jepang. Jepang dengan mudah menguasai daerah-daerah di Asia Timur dan Asia Tenggara. Seolah-olah, Jepang tidak mendapat perlawanan yang berarti dari negara-negara Barat (Inggris, Perancis, Belanda, dan Amerika Serikat) untukmenguasai daerah-daerah Asia Tenggara. Jepang mulai mengalami kesulitan, setelah Amerika Serikat menarik sebagian pasukannya dari Eropa. Pada bulan Mei 1942, serangan Jepang terhadap Australia dapat dihentikan karena tentara Jepang menderita kekalahan dalam pertempuran Laut Koral (Karang). Serangan Jepang terhadap Hawai juga dapat digagalkan oleh tentara Amerika Serikat dalam pertempuran di Midway pada bulan Juni 1942. Pada bulan Agustus 1942, pasukan Amerika Serikat mendarat diGuadalkanal (Kepulauan Solomon) dan pada bulan Februari 1943, tentara Jepang telah dipukul mundur dari sana dengan menderita kerugian yang sangat besar.
Sejak tahun 1943, Jepang harus merubah strategi perangnya dariofensif (menyerang) menjadi defensif (bertahan). Pendek kata, kendali Perang Pasifik mulai dipegang Amerika Serikat. Artinya, Amerika Serikatlah yang menentukan waktu serangan akan dilakukan. Sedangkan Jepang sebagai pihak yang mulai terdesak hanya bisa menunggu dan berusaha untuk mempertahankan wilayah yang telah didudukinya.
2. Menjelang berakhirnya Perang Pasifik dan Pengaruhnya bagi Indonesia
Jepang secara perlahan, tapi pasti harus mengakui keunggulan Amerika Serikat di setiap medan pertempuran. Pada bulan Februari 1944, pasukan Amerika Serikat berhasil mengusir tentara Jepang dari Kwayalein di Kepulauan Marshall. Pasukan Sekutu terus bergerak menuju ke Jepang sebagai pusat kekuatannya. Pada bulan Juni 1944, pasukan pengebom B-29 Amerika Serikat mulai berhasil melumpuhkan pasukan Jepang di beberapa daerah yang strategis. Bahkan, Angkatan Laut Jepang berhasil dilumpuhkan oleh pasukan
Sekutu di Laut Filipina. Pada bulan Juli 1944, Jepang harus kehilangan pangkalan Angkatan Laut di Saipan (kepulauan Mariana). Ketika pasukan Jepang kewalahan menghadapi pasukan sekutu, Jepang kemudian berusaha mendapatkan dukungan dan bantuan daerah jajahan untuk keperluan perang. Oleh karena itu
Jepang kemudian mengadakan mobilisasi politik dan ekonomi wilayah jajahan, termasuk wilayah
jajahan Indonesia. Mobilisasi politik dilakukan dengan cara membentuk organisasi militer dan semi militer.
Organisasi militer dan semi militer itu antara lain Heiho, Pembela Tanah Air (PETA), Jawa Hokokai, Gerakan Tiga A dan Pusat Tenaga Rakyat (Putera). Semua organisasi itu dibentuk oleh Jepang dengan harapan dapat mendukung Jepang dalam perangnya melawan pasukan sekutu.
Di samping itu, untuk semakin menarik simpati rakyat Indonesia agar mendukung Jepang dalam Perang Asia Timur Raya, Jepang memberikan ‘janji kemerdekaan di kemudian hari’. Indonesia pun dijanjikan akan diberikan kemerdekaan di kemudian hari. Untuk itu Jepang kemudian membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Dalam bahasa Jepang BPUPKI disebut Dokuritsu Junbi Cosakai. Untuk melanjutkan tugas-tugas persiapan kemerdekaan Indonesia, BPUPKI kemudian diganti dengan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Dalam bahasa Jepang PPKI disebut dengan Dokuritsu Junbi Inkai. Untuk semakin meyakinkan rakyat Indonesia, Komando Tentara Jepang wilayah Selatan menyepakati bahwa Indonesia akan diberi kemerdekaan pada tanggal 7 September 1945. Bahkan, beberapa pemimpin Indonesia (diantaranya Sukarno) diundang pemerintah Jepang untuk menerima informasi tersebut.
Sumber : http://belitaunik.blogspot.com/2010/11/rangkuman-pelajaran-sejarah-kelas-9.html#ixzz22XHu9Ce5
PUISI PELAJARAN BAH.IND
Lembayung senja
Merekah hati suatu masa
Melihat dia nan cantik rupanya
Membuat hati berbunga – bunga
tidak tahu harus bagaimana
Suatu masa tak dilupa
Saat dia tahu rasanya
Berdebar hati dijiwa
Namun hanya diperoleh kecewa
Kubiarkan dia bahagia
Denganya sang maha dewa
Walaupun sakit rasanya
Akan kupendam selamanya
FISIKA
Bab 2 LISTRIK DINAMIS
1.
ARUS LISTRIK
Arus listrik (I) yang mengalir melalui penghantar didefinisikan sebagai banyaknya
muatan listrik (Q) yang mengalir setiap satu satuan waktu (t).
|
|
Secara matematis dapat
dituliskan:
I = arus listrik (A) Q = muatan listrik (C) t = selang waktu |
2.
Hukum Ohm
Hukum ohm digunakan untuk menentukan hubungan arus
listrik dan tegangan dalam sebuah hambatan.Hukum ohm sendiri berbunyi: “Kuat arus yang melalui penghantar sebanding
dengan beda potensial pada kedua ujung penghantar”.
Misalnya pada sebuah rangkaian yang terdiri lampu dan
baterai, lampu yang dinyalakan dengan satu buah baterai akan menyala redup,
dengan tiga baterai lebih terang, karena arus yang mengalir lebih besar. Jadi
semakin besar beda potensial semakin besar pula arus listrik yang dihasilkan.
Nilai perbandingan beda potensial dengan arus listrik
yang mengalir merupakan nilai resistansi (hambatan) yang dimiliki oleh
penghantar dan nilainya tetap. Secara matematis hukum ohm dapat ditulis :
|
V / I = R
atau V = I . R
Keterangan :
V = beda potensial, satuan volt (V)
I = kuat arus listrik, satuan ampere (A) R = hambatan listrik, satuanohm (Ω) |
1 kilo ohm = 103 ohm
1 mega ohm = 106
ohm
3.
Hukum I Kirchoff
Hukum I Kirchoff digunakan untuk Menghitung Kuat Arus pada Rangkaian
tidak Bercabang
Hukum kirchoff
berbunyi:
Pada rangkaian listrik seperti gambar di samping, arus listrik
keluar dari kutub positif sumber tegangan lalu mengalir melalui ampermeter A → ampermeter B → lampu → ampermeter
C → ampermeter D → kutub negatif sumber tegangan.
Didalam rangkaian tidak terdapat percabangan, sehingga kuat arus
yang ditunjukkan oleh ke empat ampermeter sama besar atau I1 = I2
= I3 = I4
kirchoff untuk
arus listrik bercabang berbunyi:
“Jumlah kuat arus yang masuk pada titik percabangan sama dengan
jumlah kuat arus yang keluar dari titik percabangan tersebut”.
SELENGKAPNYA DOWNLOAD !! BY ADOLPH S.Y. PAY
RINGKASAN BIOLOGY IX
Diawal semester 2 ini kita hanya akan membahas 2 subbab terpenting yaitu: Pewarisan Sifat dan Biteknologi. Namun kita akan mempelajari Pewarisan Sifat terlebih dahulu.
1. Pewarisan Sifat
istilah- istilah penting!
a. Genotipe => sifat yang tidak tampak dari suatu mahluk hidup.
b. Fenotipe => sifat yang tampak dari suatu mahluk hidup.
c. Homozigot => genotipenya sama. contoh: MM,mm
d. Heterozigot => genotipenya beda. contoh: Mm,Bb
cara mencari gamet yaitu 2 dipangkatkan n. n yaitu alel yang heterozigot
e. Hibridisasi : persilangan antara 2 mahluk hidup. ada 3 yaitu:
> monohibrid => satu sifat beda .contoh: MM: bunga warna merah
> dihibrid => dua sifat beda. contoh:Mm Bb (bunga merah dan bentuk bulat)
> Trihibrid => tiga sifat beda . Contoh : MmBbWw (bunga merah , bentuk bulat dan bau wangi)
contoh soal!
1. monohibrid dominan penuh. bunga merah homozigot disilangkan dengan bunga putih yang homozigot pula menghasilkan anak pertama Mm bila anak pertama saling disilangkan maka rasio genotipe dan fenotipe nya adalah……………………
jawab:
Parental 2
Mm >< Mm
gamet: M,m, M ,m
keturunan 2
| * |M |m |
|M |MM Mm
|m |Mm mm
rasio gentotipe yaitu: MM:Mm:mm = 1 : 2 :1
rasio fenotipenya yaitu: Merah : Putih = 3 :1
2. Persilangan Monohibrid Tak Penuh (Intermediet. Jika bunga merah homozigot disilangkan dengan bunga putih homozigot pula maka anak kedua akan menghasilkan rasio gentipe dan fenotipe berapa?
jawab:
Parental 1
MM >< mm
gamet
Mm (merahmuda karena dominan tak penuh/intermediet)
jika yang diinginkan adalah anak kedua tanpa harus disebutin disoal kita harus mengethaui jika yang diinginkan adalah keturunan kedua maka silangkan keturunan 1 dengan sesamanya
Parental 2
Mm >< Mm
Gamet
M,m,M,dan m
Keturunan kedua yaitu :
| * | M |m |
|M |MM Mm
|m |Mm mm
> rasio Genotipe yaitu = MM : Mm : mm = 1:2:1
> rasio fenotipe yaitu = Merah : Merahmuda : putih = 1:2:1
to be continued ya ……………………………………………………………………….
Langganan:
Postingan (Atom)
